• Jumat, 1 Juli 2022

Herry Wirawan Guru Ponpes Perkosa 12 Santriwati

- Jumat, 10 Desember 2021 | 05:09 WIB
Herry Wirawan
Herry Wirawan

BASIS13, Bandung - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat Dr. Asep N. Mulyana menilai perbuatan keji guru HW (Herry Wirawan) (36) yang telah berbuat asusila terhadap 12 santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Manarul Huda Antapani dan Madani Boarding School Cibiru Bandung tidak hanya delik kasus asusila juga termasuk kejahatan kemanusiaan dan penggunaan uang bantuan dari pemerintah.

Menurut Kajati Jabar, HW juga menyalahgunakan jabatannya sebagai seorang guru dan pendidik yang harusnya mengedepankan integritas dan moralitas.

HW juga, menggunakan Yayasan ini sebagai modus operandi kejahatannya, ujar Kajati kepada awak media saat jumpa pers di kantor Kajati Jabar, Kamis (9/12/2021).

"Ada dugaan HW pun menyalahgunakan dana bantuan dari Pemerintah yang digunakan untuk menyewa apartemen, hotel dan lainnya, " jelas Kajati Jabar.

Mengenai hukuman yang akan dijatuhkan kepada HW tersebut masih dikaji lebih dalam lagi. Kajati saat ini fokus agar para korban dan saksi dilindungi di Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Baca Juga: Santri yang Tenggelam Ditemukan 4 Km dari Lokasi Awal Kejadian

Baca Juga: Hukuman Mati Menanti Heru Hidayat Korupsi Uang Negara Rp.22,789 Triliun

Baca Juga: Seorang PNS Pengedar Narkoba Diringkus Polrestabes Surabaya

Masalah yang timbul kemudian adalah memikirkan masa depan para korban perkosaan tersebut.

Kajati menambahkan, pihak Kejaksaan akan bekerjasama dengan Pemerintah Daerah dan Lembaga lainnya untuk mencari solusi.

Halaman:

Editor: Elly Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bripka AKM Dijebloskan Ke Dalam Sel Tahanan

Jumat, 31 Desember 2021 | 23:08 WIB

Di Persidangan, Isteri HW Jadi Saksi

Kamis, 30 Desember 2021 | 22:52 WIB

Herry Wirawan Guru Ponpes Perkosa 12 Santriwati

Jumat, 10 Desember 2021 | 05:09 WIB
X