• Jumat, 1 Juli 2022

Pembangunan Pedestrian Akibatkan Omset Pedagang Turun Hingga 60 Persen

- Jumat, 3 Desember 2021 | 14:09 WIB
Paguyuban Pengusaha Toko Ahmad Yani lakukan hearing dengan Komisi 2 DPRD Sukabumi terkait  pembangunan pedestrian di Jl Ahmad Yani yang berdampak pada penurunan omset hingga 60 persen.
Paguyuban Pengusaha Toko Ahmad Yani lakukan hearing dengan Komisi 2 DPRD Sukabumi terkait pembangunan pedestrian di Jl Ahmad Yani yang berdampak pada penurunan omset hingga 60 persen.

BASIS13, Sukabumi -- Paguyuban Pengusaha Toko Ahmad Yani mengeluh, pembangunan pedestrian berdampak pada penurunan omset hingga 60 persen.

"Semenjak adanya pembangunan pedestrian tersebut, pendapatan kita sangat turun"ujar Ketua Paguyuban Pedagang Toko Ahmad Yani, Ikbal Adenan saat hearing dengan Jajaran Komisi 2 DPRD Kota Sukabumi. Rabu, (1/12/2021)..

Ikbal juga mengungkapkan, permasalahan lainya yakni tentang pemasangan tray kabel disepanjang plafon toko- toko Ahmad Yani, tanap izin pemilik tempat atau pemilik toko.

"tidak ada izin. Padahal pemasangan trey kabel tersebut merusak properti toko kami , dengan cara membolongi plafon, serta menutup papan toko kami,"ungkapnya.

Selain itu juga, tambah Ikbal, pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di nol kilometer yang terlalu mepet ke badan toko, yang dikhawatirkan oleh pemilik toko bisa dijadikan media untuk berbuat jahat.

"bayangin saja PJU itu ujungnya persis di jendel kamar salah satu pemilik toko. Apakah itu tidak menjadi khawatir,"ujarnya.

Ikbal juga menanyakan, pendestrian itu nantinya itu seperti apa, bagaimana menyikapai masalah kantung parkirnya, PKL nya apakh bisa tertata dengan baik. Sedangkan kalau melihat pembangunanya, jalan menjadi sempit, dan pasti akan terjadi kemacetan.

"Coba lihat, selian jalan menjadi smepit, tempat parkirnya tidak ada, dan itu yang menjadi keresahan kita, karena berdmapak juga kepada pemilik toko. Makanya hari ini kita adukan semuanya  kepada anggota DPRD, agar kami bisa kembali nayman dalam berdagang dan tidak alami penurunan omset,"bebernya.

Sedangkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata ruang (DPUTR) Kota Sukabumi, Asep Irawan mengungkapkan, sebetulnya koordinasi dan sosialisasai sudah dilakukan yang dilaksanakan di Pemda. Cuman nampaknya belum cukup. Hal itu disadarinya, karena banyak hal-hal yang semula tidak dipikirkan ternyata terjadi dilapangan.

Halaman:

Editor: Bambang Ganefa

Tags

Terkini

Kapolda Irjenpol Suntana Jabar Pimpin Sertijab

Rabu, 5 Januari 2022 | 19:59 WIB

Sidang Kasus HW, JPU Hadirkan Lagi Empat Saksi

Kamis, 23 Desember 2021 | 20:21 WIB

Ibrah Dari Meletusnya Semeru, Jangan Membenci Habaib

Kamis, 9 Desember 2021 | 14:23 WIB

Presiden Jokowi Apresiasi Kapolri Membuat Lomba Mural

Sabtu, 4 Desember 2021 | 21:59 WIB
X