• Jumat, 1 Juli 2022

Selesai Upgrade CMS Mandhala, TNI AL dan Len Uji Tembak KRI Ajak

- Senin, 27 Desember 2021 | 15:07 WIB

Basis13.com , BANDUNG- KRI Ajak (653) baru saja rampung dari pemeliharaan depo (hardepo) atau pemeliharaan perbaikan kapal secara menyeluruh pada bulan Desember 2021 ini.

 

PT Len Industri (Persero) dipercaya TNI AL untuk meng-upgrade hardware dan  software Combat Management System (CMS) Mandhala, serta mengintegrasikannya dengan sistem senjata, radar dan juga sensor-sensor kapal perang.

 

Menurut Emma Sri Sakti
GM Institutional Relations & Corporate Communication
PT Len Industri (Persero) uji penembakan KRI Ajak menggunakan meriam 57mm dan 40mm secara remote dengan CMS Mandhala berjalan dengan baik di Perairan Masalembo, Jawa Timur pada awal Desember 2021.

KRI Ajak kini sudah dilengkapi dengan combat system buatan Len yang terintegrasi dengan senjata meriam 57mm dan 40mm, radar navigasi, radar _surveillance,_ sensor _(electro-optical targeting system)_ EOTS, gyro vertical, _speedlog,_ hingga sensor arah angin.

Direktur Bisnis & Kerjasama Len, Wahyu Sofiadi mengatakan, “Terimakasih atas kepercayaan dari TNI AL. Uji penambakan di Perairan Masalembo pada awal Desember kemarin berjalan dengan baik. Di bidang pertahanan ini memang membutuhkan kemandirian teknologi yang mumpuni agar tidak bergantung dengan asing, dan PT Len Industri selalu siap dalam mendukung hal ini.”

CMS merupakan brainware yang berfungsi melakukan pengolahan data dari berbagai sensor menjadi informasi navigasi, potensi ancaman, serta reaksi yang dapat dilakukan untuk melumpuhkan ancaman tersebut. CMS juga dapat memberikan visualisasi menyeluruh terhadap situasi taktis pertempuran, menyediakan sarana untuk melakukan reaksi secara efektif dan efisien melalui sistem persenjataan yang dimiliki.

“CMS Mandhala pertama kali digelar di KRI Ajak pada tahun 2014. Sekarang, selain _upgrade_ CMS dan integrasinya dengan sensor dan sistem senjata, Len juga melakukan perbaikan senjata meriam 57mm, 40mm, 20mm, perbaikan radar _surveillance,_ perbaikan dome sonar, dan integrasi pengadaan EOTS,” imbuh Wahyu.

Halaman:

Editor: Dudy Supriyadi

Artikel Terkait

Terkini

Kapolda Irjenpol Suntana Jabar Pimpin Sertijab

Rabu, 5 Januari 2022 | 19:59 WIB

Sidang Kasus HW, JPU Hadirkan Lagi Empat Saksi

Kamis, 23 Desember 2021 | 20:21 WIB

Ibrah Dari Meletusnya Semeru, Jangan Membenci Habaib

Kamis, 9 Desember 2021 | 14:23 WIB

Presiden Jokowi Apresiasi Kapolri Membuat Lomba Mural

Sabtu, 4 Desember 2021 | 21:59 WIB
X