• Selasa, 17 Mei 2022

Ridwan Kamil Duduki Posisi Tiga Capres untuk Pilpres 2024

- Minggu, 10 Oktober 2021 | 10:15 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

 

BASIS13, Bandung -- Berdasarkan survei Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research, elektabilitas Ridwan Kamil sebagai kepala daerah dalam Pilpres 2024 selama setahun terakhir menduduki posisi tiga dengan meraih 13,8 persen.

Sementara elektabilitas Ganjar Pranowo menduduki urutan pertama mencapai 17,5 persen, terpaut tipis dari Prabowo sebesar 17,1 persen di posisi ke dua.

Dari hasil survey dalam setengah tahun terakhir, elektabilitas Ridwan Kamil dengan Ganjar Pranowo yang identik dengan PDIP terlihat terus menanjak sementara Prabowo Subianto dengan Gerindra justru terkesan menurun.

“Ganjar, Prabowo, dan RK menguasai posisi tiga besar calon presiden, sedangkan Puan dan Airlangga merayap di papan bawah,” ungkap peneliti indEX Research Hendri Kurniawan dalam siaran persnya, Sabtu (9/10/2021).

Survei Index Research dilakukan pada 21-30 September 2021 terhadap 1.200 orang mewakili seluruh provinsi di Indonesia, melalui telepon kepada responden yang dipilih acak dari survei sebelumnya sejak 2018. Margin of error sekitar 2,9 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Meskipun begitu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan akan mengumumkan keputusan terkait partai politik mana yang akan menjadi kendaraan politiknya akan ia umumkan  pertengahan 2022 nanti.

"Saya masih istikhoroh terus terang, kalau lanjut gubernur juga periode kedua, mungkin posisinya sudah berpartai juga, partai mana, mungkin di 2022 akan saya sampaikan," ucap Kang Emil saat dikonfirmasi wartawan di Gedung Pakuan, Jumat (8/10/2021).

Seperti diketahui, Ridwan Kamil masuk ke bursa Pilwalkot Bandung dan Pilgub Jabar melalui jalur non partai. Kendati begitu, ia mendapatkan sokongan dari sejumlah partai pendukung di dua pesta demokrasi tersebut.

Jelang Pilpres 2024, muncul berbagai survei yang memunculkan namanya sebagai salah satu kandidat calon presiden. Meski begitu, sejumlah pengamat politik beropini jika langkah Kang Emil bakal berat bila melaju ke 2024 tanpa mengendarai mesin partai.

Halaman:

Editor: Bambang Ganefa

Tags

Terkini

Bupati Sebut PPP Berkontribusi Kawal Sumedang Simpati

Selasa, 19 Oktober 2021 | 17:39 WIB

Agus Widjoyo Tak Pantas Jadi Gubernur Lemhanas

Senin, 11 Oktober 2021 | 12:25 WIB

Prasetyawati Ingatkan Kadernya Melek Politik

Sabtu, 9 Oktober 2021 | 16:17 WIB

Saatnya Perempuan Ambil Peran di Ranah Politik

Sabtu, 9 Oktober 2021 | 16:12 WIB

Sonny Tulung Terjun Ke Politik, Gabung Partai Emas

Sabtu, 18 September 2021 | 14:54 WIB
X